Kontraktor Profesional Pembuatan Laminar Air Flow untuk Laboratorium

Kontraktor Profesional Pembuatan Laminar Air Flow untuk Laboratorium

Kontraktor Profesional Pembuatan Laminar Air Flow untuk Laboratorium dan Cleanroom

Laminar Air Flow (LAF) adalah sistem penting dalam laboratorium dan cleanroom yang berfungsi menjaga area kerja tetap bebas dari partikel dan kontaminasi. Namun, untuk memastikan alat ini bekerja maksimal dan sesuai standar, diperlukan kontraktor profesional yang memahami teknis desain, filtrasi, serta integrasi dengan sistem udara bersih (HVAC).

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang:

  • Peran kontraktor dalam pembuatan Laminar Air Flow
  • Tahapan kerja profesional
  • Standar yang harus dipenuhi
  • Serta rekomendasi kontraktor terpercaya di Indonesia

Peran Penting Kontraktor dalam Pembuatan Laminar Air Flow

Pembuatan Laminar Air Flow tidak hanya sekadar membuat kabinet dengan filter udara.
Kontraktor yang berpengalaman harus mampu memahami tiga hal utama:

  1. Kebutuhan fungsional laboratorium (aktivitas, volume udara, tingkat kebersihan)
  2. Desain airflow yang sesuai ISO & GMP
  3. Instalasi sistem yang terintegrasi dengan HVAC dan cleanroom

Kontraktor profesional akan memastikan:

  • Tidak ada kebocoran udara dari luar ke area kerja
  • Aliran udara benar-benar laminar (uniform dan stabil)
  • Unit bekerja optimal untuk menjaga sterilitas di titik kerja

👉 Baca juga: Standar Desain Laminar Air Flow Sesuai ISO dan GMP

Tahapan Kerja Kontraktor Pembuatan Laminar Air Flow

Proses pembuatan Laminar Air Flow oleh kontraktor profesional terdiri dari beberapa tahapan penting. Berikut alur kerjanya secara umum:

  1. Konsultasi dan Analisis Kebutuhan

Tahapan awal melibatkan survei lokasi dan analisis kebutuhan klien:

  • Ukuran ruang laboratorium
  • Jenis aktivitas yang dilakukan (mikrobiologi, farmasi, kimia, dsb.)
  • Tingkat kebersihan yang diinginkan (ISO Class 5–7)
  1. Desain Teknis dan Simulasi Udara

Kontraktor akan membuat desain CAD 2D/3D yang menampilkan arah aliran udara dan posisi filter HEPA. Pada tahap ini dilakukan:

  • Perhitungan air velocity
  • Desain airflow pattern (horizontal atau vertikal)
  • Pemilihan material dan blower yang sesuai

👉 Pelajari lebih lanjut: Perbedaan Laminar Air Flow Horizontal dan Vertikal

  1. Pembuatan Unit dan Instalasi

Tahap selanjutnya adalah pembuatan unit di workshop menggunakan material sesuai standar:

  • Body: Stainless Steel SUS 304 atau powder coating anti karat
  • Filter: HEPA H14 (99.995% efisiensi @ 0.3 ÎĽm)
  • Blower: EC/AC centrifugal fan low vibration
  • Lampu UV & LED: Untuk sterilisasi dan pencahayaan area kerja

Setelah pembuatan selesai, unit diinstal di lokasi sesuai layout yang telah disetujui.

  1. Uji Kinerja dan Kalibrasi

Setiap unit diuji menggunakan standar internasional:

  • HEPA Integrity Test (Leak Test)
  • Smoke Visualization Test
  • Air Velocity Test
  • Particle Count Test

Hasil pengujian disertakan dalam dokumentasi validasi dan sertifikat kalibrasi.

👉 Baca juga: Fungsi Laminar Air Flow untuk Menjaga Kebersihan Udara di Laboratorium

Standar yang Wajib Diterapkan oleh Kontraktor

Kontraktor yang kompeten wajib mengikuti acuan standar berikut:

Standar Keterangan
ISO 14644-1 Standar internasional untuk klasifikasi kebersihan udara
GMP (Good Manufacturing Practice) Pedoman produksi dan kontrol kualitas untuk fasilitas steril
ASHRAE 110 Pengujian kebocoran dan efisiensi ventilasi
OSHA Safety Standard Standar keselamatan kerja operator laboratorium

Penerapan standar ini memastikan Laminar Air Flow:

  • Aman digunakan
  • Bebas kebocoran udara
  • Memenuhi syarat audit dan sertifikasi laboratorium

Kriteria Kontraktor Laminar Air Flow yang Baik

Agar tidak salah memilih, berikut beberapa indikator kontraktor profesional yang bisa dipercaya:

âś… 1. Pengalaman di Bidang HVAC & Cleanroom

Kontraktor berpengalaman paham integrasi antara sistem HVAC, HEPA filter, dan tekanan udara positif.

âś… 2. Memiliki Tim Teknis Bersertifikat

Teknisi harus kompeten dalam pengujian udara dan instalasi peralatan laboratorium steril.

âś… 3. Menerapkan Standar ISO dan GMP

Bukan hanya membuat alat, tetapi juga memastikan desain dan proses sesuai regulasi internasional.

âś… 4. Memberikan Layanan Purna Jual

Termasuk kalibrasi, perawatan berkala, dan penggantian filter.

âś… 5. Memberikan Dokumentasi Lengkap

Setiap proyek harus dilengkapi:

  • Gambar desain (as-built drawing)
  • Sertifikat pengujian HEPA & airflow
  • Manual penggunaan dan perawatan

Keunggulan PT. Rajasa Wirastika Sejahtera sebagai Kontraktor Laminar Air Flow

Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa sistem udara bersih dan cleanroom. PT. Rajasa Wirastika Sejahtera telah dipercaya oleh berbagai instansi — mulai dari rumah sakit, universitas, hingga industri farmasi — dalam pembuatan dan instalasi Laminar Air Flow.

  1. Desain Sesuai Standar ISO & GMP

Setiap unit dirancang berdasarkan ISO 14644-1 dan GMP Guidelines, menjamin performa steril dan efisiensi energi.

  1. Produksi dan Material Berkualitas

Menggunakan stainless steel SUS 304, filter HEPA H14, dan blower low-noise untuk kenyamanan operator.

  1. Tim Ahli HVAC & Cleanroom

Tim teknisi berpengalaman dalam desain aliran udara, balancing, dan validasi performa alat.

  1. Layanan Lengkap

Mulai dari pembuatan unit baru, kalibrasi, perawatan filter, hingga renovasi sistem cleanroom.

👉 Lihat juga: Jasa Pembuatan Laminar Air Flow Profesional untuk Laboratorium & Cleanroom

Kesimpulan

Memilih kontraktor pembuatan Laminar Air Flow adalah langkah penting untuk memastikan lingkungan kerja laboratorium Anda steril, efisien, dan sesuai standar. Kontraktor yang kompeten tidak hanya membangun unit, tetapi juga memastikan aliran udara, filter, dan sistem kontrol bekerja sesuai standar ISO dan GMP.

Jika Anda mencari mitra berpengalaman untuk proyek Laminar Air Flow dan sistem udara bersih, PT. Rajasa Wirastika Sejahtera siap membantu mulai dari desain, instalasi, hingga kalibrasi dengan hasil yang teruji.

đź”— Internal Linking Rekomendasi