Kenapa Harus Lewat Air Shower Sebelum Masuk?

Kenapa Harus Lewat Air Shower Sebelum Masuk

Kenapa Harus Lewat Air Shower Sebelum Masuk? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Jika Anda pernah masuk ke area cleanroom (ruang bersih) di pabrik farmasi, kosmetik, alat kesehatan, atau industri elektronik, Anda pasti familiar dengan satu prosedur yang “wajib”: melewati air shower.

Bagi orang awam, ini terlihat seperti formalitas. Bahkan ada yang bertanya:

“Kenapa harus lewat air shower dulu? Kan sudah pakai baju cleanroom.”

Pertanyaan ini sangat masuk akal. Namun di dunia cleanroom, air shower bukan sekadar aturan—melainkan salah satu komponen paling penting untuk menjaga kontrol kontaminasi.

Pada artikel ini kita akan membahas secara lengkap:

  • apa itu air shower
  • kenapa air shower wajib sebelum masuk
  • cara kerjanya
  • manfaat untuk kualitas produk
  • dampaknya kalau tidak digunakan
  • serta bagaimana memilih sistem air shower yang sesuai standar cleanroom

Apa Itu Air Shower?

Air shower adalah ruang kecil seperti “bilik” yang biasanya berada di antara:

  • area luar (koridor/gudang)
  • area cleanroom (ruang produksi steril)

Di dalam bilik tersebut, terdapat sistem:

  • blower bertekanan tinggi
  • nozzle udara (jet)
  • filter (biasanya HEPA atau pre filter + HEPA)
  • pintu interlock (pintu tidak bisa terbuka bersamaan)

Tujuan utama air shower adalah:

menghilangkan partikel debu dan kontaminan yang menempel di tubuh, pakaian, sepatu, dan alat yang dibawa orang sebelum masuk cleanroom.

Kenapa Harus Lewat Air Shower Sebelum Masuk Cleanroom?

Jawaban singkatnya:

karena manusia adalah sumber kontaminasi terbesar di cleanroom.

Berikut penjelasan detailnya.

1) Manusia Menghasilkan Partikel Setiap Detik

Meskipun terlihat bersih, tubuh manusia terus menerus menghasilkan kontaminan seperti:

  • serpihan kulit mati
  • rambut halus
  • serat dari pakaian
  • debu dari sepatu
  • mikroorganisme (bakteri dari kulit)

Dalam cleanroom, partikel ini sangat berbahaya karena bisa:

  • masuk ke produk
  • menempel ke permukaan mesin
  • mengganggu proses produksi

Air shower berfungsi sebagai “filter manusia” sebelum masuk.

2) Pakaian Cleanroom Tidak Otomatis Menghilangkan Debu

Banyak orang mengira:

“Saya sudah pakai coverall, berarti aman.”

Padahal coverall hanya membantu mencegah partikel keluar dari tubuh, bukan menghilangkan partikel yang sudah menempel.

Misalnya:

  • debu menempel di lengan baju
  • partikel menempel di punggung coverall
  • serat halus menempel di sepatu

Air shower meniupkan udara bertekanan tinggi untuk melepaskan partikel tersebut sebelum masuk ke ruangan bersih.

3) Menjaga Standar ISO 14644 / GMP

Cleanroom umumnya mengacu pada standar seperti:

  • ISO 14644 (klasifikasi cleanroom berdasarkan jumlah partikel)
  • GMP (Good Manufacturing Practice) untuk industri farmasi dan alat kesehatan

Jika prosedur masuk tidak benar, maka:

  • jumlah partikel meningkat
  • cleanroom bisa gagal particle count test
  • audit ISO/GMP berisiko gagal

Air shower menjadi bagian dari sistem yang membantu cleanroom tetap sesuai standar.

4) Mencegah Kontaminasi Silang Antar Ruangan (Cross Contamination)

Dalam fasilitas produksi besar, sering ada beberapa zona:

  • area kotor (warehouse)
  • area transisi (gowning room)
  • area bersih (cleanroom)
  • area lebih bersih (critical zone)

Tanpa air shower, partikel dari zona luar dapat “terbawa” ke zona lebih bersih.

Air shower membantu menjaga pressure cascade dan zonasi tetap berjalan efektif.

5) Mengurangi Risiko Produk Reject dan Kerugian Produksi

Kontaminasi = risiko kerugian.

Dalam industri tertentu, 1 partikel saja bisa berakibat fatal, contohnya:

  • farmasi: produk injeksi harus bebas partikel
  • alat kesehatan: komponen steril harus aman
  • kosmetik: kontaminasi mikroba bisa bikin produk rusak
  • elektronik: micro dust dapat menyebabkan short circuit

Air shower menjadi langkah pencegahan yang biayanya jauh lebih kecil dibanding:

  • produk gagal QC
  • batch ditolak
  • recall produk
  • downtime produksi

Cara Kerja Air Shower (Mudah Dipahami)

Secara sederhana, mekanisme air shower seperti ini:

1) Masuk ke Bilik Air Shower

Pintu pertama terbuka, Anda masuk.

2) Pintu Interlock Mengunci

Pintu pertama terkunci otomatis, pintu kedua belum bisa dibuka.

3) Udara Bertekanan Tinggi Menyemprot dari Nozzle

Nozzle menyemburkan udara dari samping/atas selama ±10–30 detik (tergantung setting).

4) Partikel Lepas dan Disedot Kembali

Partikel yang lepas tidak dibiarkan berputar, tapi dialirkan ke return air dan difilter.

5) Selesai → Pintu Kedua Terbuka

Setelah timer selesai, pintu menuju cleanroom baru terbuka.

Kenapa Air Shower Tidak Bisa Digantikan dengan Kipas atau AC?

Karena air shower bukan sekadar “hembusan angin”.

Perbedaannya:

  • air shower memakai kecepatan udara tinggi
  • nozzle diarahkan untuk menyapu seluruh tubuh
  • ada sistem filtrasi (HEPA) agar partikel tidak berputar
  • ada interlock untuk mencegah udara kotor masuk

Kalau pakai kipas biasa:

  • partikel bisa menyebar ke mana-mana
  • tidak ada kontrol tekanan dan aliran udara
  • tidak ada filtrasi yang memadai

Apa yang Terjadi Jika Tidak Menggunakan Air Shower?

Ini beberapa masalah yang sering muncul:

1) Partikel Meningkat Drastis

Terutama saat pergantian shift atau jam sibuk.

2) Cleanroom Cepat Kotor

Permukaan mesin cepat berdebu walau sudah dibersihkan rutin.

3) Produk Sering Bermasalah

Contoh:

  • noda kecil pada produk
  • kontaminasi mikroba
  • packaging gagal sealing

4) Beban HVAC dan HEPA Lebih Berat

Karena sistem harus bekerja lebih keras untuk “mengalahkan” partikel yang masuk dari manusia.

Air Shower Cocok untuk Industri Apa Saja?

Air shower sangat direkomendasikan untuk:

1) Farmasi

  • produksi tablet, kapsul, sirup
  • area steril / filling

2) Alat Kesehatan

  • syringe
  • catheter
  • infus set

3) Kosmetik dan Skincare

  • serum, cream, toner
  • area filling & packing

4) Elektronik dan Komponen Presisi

  • PCB, sensor, semikonduktor

Tips Memilih Air Shower yang Bagus untuk Cleanroom

Agar efektif, air shower harus sesuai kebutuhan. Beberapa poin penting:

1) Ukuran dan Kapasitas Orang

Apakah untuk 1 orang, 2 orang, atau trolley barang?

2) Sistem Interlock Aman

Wajib ada interlock agar pintu tidak terbuka bersamaan.

3) Kecepatan Udara dan Jumlah Nozzle

Nozzle harus merata, tidak hanya di satu sisi.

4) Sistem Filter yang Tepat

Idealnya ada:

  • pre filter (untuk partikel besar)
  • HEPA filter (untuk partikel halus)

5) Material Mudah Dibersihkan

Stainless steel / powder coating khusus cleanroom lebih direkomendasikan.

PT. Rajasa Wirastika Sejahtera sebagai Penyedia Jasa

Air shower bukan hanya alat tambahan, tapi bagian penting dari sistem cleanroom yang terintegrasi dengan:

  • desain airflow
  • pressure cascade
  • zoning ruangan
  • standar ISO/GMP

Karena itu pemasangannya harus tepat dari sisi teknis, bukan sekadar “dipasang saja”.

PT. Rajasa Wirastika Sejahtera hadir sebagai penyedia jasa cleanroom yang dapat membantu:

  • konsultasi kebutuhan air shower
  • desain jalur masuk (personnel & material flow)
  • pengadaan dan instalasi air shower + interlock
  • integrasi dengan sistem cleanroom (HVAC, panel, pintu, pass box)

Dengan perencanaan yang benar, air shower dapat membantu cleanroom Anda lebih stabil, lebih bersih, dan lebih siap untuk audit.

Kesimpulan

Jadi, kenapa harus lewat air shower sebelum masuk?

Karena air shower adalah langkah penting untuk:

  • mengurangi partikel dari tubuh/pakaian
  • mencegah kontaminasi masuk ke cleanroom
  • menjaga tekanan dan standar ISO/GMP
  • melindungi kualitas produk
  • mengurangi reject dan biaya produksi

Air shower adalah “gerbang kontrol kontaminasi” yang sangat menentukan keberhasilan sistem cleanroom secara keseluruhan.